Kemah Hijau, 24--26 Juli 2010

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia lewat Kemah Hijau Jatim yang diadakan di Bendungan Selorejo, Ngantang, Kabupaten Malang dengan diikuti 165 siswa serta 115 guru dari 42 sekolah Adiwiyata 2010 Jatim.

Pada pembukaan Kemah Hijau Jatim, Kepala BLH Jatim Indra Wiragana memberikan sambutan sehubungan dengan tema lingkungan tahun ini, Many Species, One Planet. One Future. "Keanekaragaman hayati merupakan masa depan Bumi kita, karena itu selama pelaksanaan Kemah Hijau Jawa Timur 2010 ini kita akan membahas upaya nyata melestarikan keanekaragaman hayati di wilayah Jawa Timur,” ungkap Beliau.

AV Peduli pun turut mengisi acara pembukaan melalui Eco-Fashion Show yang ditampilkan keluarga peduli lingkungan, yaitu anak dan Ibu anggota AV Peduli perwakilan Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Mojokerto. Manajemen sampah merupakan aksi nyata untuk menciptakan lingkungan yang bersih sebagai habitat nyaman bagi flora dan fauna.

Selama 3 hari 2 malam, para peserta Kemah Hijau Jatim 2010 mengikuti observasi kondisi lingkungan, diskusi film lingkungan hidup "Earth Crisis", pameran kegiatan lingkungan masing-masing sekolah, serta aneka program lingkungan lain yang menarik untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.

Dicky

Road show Young Change-maker , 21 Juli 2010

Lingkungan membutuhkan para pembaharu muda sebagai pioneer dalam mengkampanyekan misi kepeduliannya untuk membentuk generasi penerus bangsa yang mau memperbaiki lingkungan. Untuk itulah, AV Peduli road show bersama Aiesec Surabaya dan Ashoka dalam program pemilihan Young Change-maker (YCM) 2010.

Dalam talk show radio Hard Rock FM misalnya, dijelaskan lebih lanjut tentang tema yang diangkat dalam pemilihan YCM tahun ini adalah Hak Asasi Manusia (HAM). Bagaimana pembaharu muda dapat memperjuangkan keadilan HAM. Tentunya, mendapat lingkungan yang bersih dan nyaman dengan segala sumber daya alam di dalamnya merupakan hak anak cucu kita kelak, bukan? So, pembaharu muda kelak pun diharapkan dapat menonjolkan HAM dalam segala aspek, dengan tidak meninggalkan aspek lingkungan yang telah diusung YCM tahun sebelumnya.

Ditulis oleh Alice

19 Juli 2010

Di era globalisasi, emansipasi perempuan kini semakin dapat dirasakan secara nyata lewat banyaknya para pekerja perempuan, termasuk di bidang marketing. Karena itu, Hermawan Kartajaya - Asia's leading marketing strategist mengemas acara Marketing to Women: Empowering the Most Influential Market di Hotel Sheraton.

Tadi malam, Beliau mengukuhkan lima wanita berpengaruh dalam bidang marketing, yang dinilai sebagai ikon Surabaya. Dalam tiap klasifikasi WOMEN, dipilih Nalini M. Agung, psikolog (Well-being); Vania Santoso, duta lingkungan hidup Asia Pacific yang juga anggota AV Peduli (Optimisme); Erriawati Tenggono, owner Platinum Ceramics Industry (Multitasking); Tati Hartati, owner Dannis Collection (Entrepreneurship); dan Nany Wijaya, direktur Jawa Pos (Networking).

Sejalan dengan teori New Wave yang diperkenalkan Hermawan sebelumnya bahwa 3 komponen utama dalam pembangunan kini bergantung pada Youth, Women, dan Netizen, demikian halnya dengan kampanye lingkungan. Contoh paling sederhana, dapat dilihat pada manajemen sampah rumah tangga, mayoritas kaum ibu lebih dominan. Tentunya, para komponen utama sebagai penggerak ini pun tetap harus didukung seluruh elemen masyarakat. Mari bersama kita selamatkan lingkungan!

Ditulis oleh Sorta Lidya